Manajemen6 menit baca

Cara Atur Keuangan Usaha Laundry Biar Tetap Cuan

28 Februari 2026

Omset Besar Belum Tentu Untung

Banyak pemilik laundry merasa ramai tapi di akhir bulan uangnya habis. Masalahnya ada di manajemen keuangan.

1. Pisahkan Rekening Pribadi dan Usaha

Ini langkah pertama dan paling penting. Buka rekening khusus usaha.

2. Catat Semua Pemasukan

  • Setiap transaksi harus tercatat
  • Gunakan aplikasi kasir bukan buku tulis
  • Rekap harian tanpa terkecuali
  • 3. Catat Semua Pengeluaran

  • Beli deterjen: catat
  • Bayar listrik: catat
  • Beli plastik: catat
  • Sekecil apapun harus tercatat
  • 4. Hitung HPP (Harga Pokok Penjualan)

    Per kg laundry:

  • Deterjen: Rp 800
  • Pewangi: Rp 300
  • Listrik: Rp 500
  • Plastik: Rp 200
  • Total HPP: Rp 1.800 per kg
  • 5. Tentukan Margin yang Sehat

  • Minimal 40 persen gross margin
  • Harga jual Rp 7.000 - HPP Rp 1.800 = Rp 5.200 gross profit
  • Gross margin: 74 persen (sehat)
  • 6. Sisihkan untuk Operasional Tetap

  • Sewa: alokasikan di awal bulan
  • Gaji: bayar tepat waktu
  • Maintenance: sisihkan 5 persen dari omset
  • 7. Dana Darurat Usaha

  • Sisihkan 10 persen profit per bulan
  • Target: 3 bulan biaya operasional
  • Untuk antisipasi mesin rusak atau sepi
  • 8. Review Bulanan

  • Bandingkan omset vs bulan lalu
  • Cek pengeluaran yang bisa ditekan
  • Evaluasi layanan mana yang paling profitable
  • Kesimpulan

    Keuangan yang rapi adalah fondasi usaha yang sehat. Gunakan SIKASIR LAUNDRY untuk otomatisasi pencatatan.

    Kelola Usaha Laundry Lebih Mudah!

    Download SIKASIR LAUNDRY sekarang dan rasakan kemudahan mengelola bisnis laundry Anda.

    Download Gratis

    Artikel Terkait